TRAGIS

Dia datang

Dari plosok dusun yang sepi

Dia ingin melepaskan derita

Tiada sawah dipunyainya

Tiada rumah yang melindungi badanya

Dengan tekat sekuat baja

Dengan penuh keyakinan

Pergilah ia kekota

Dengan harapan

Air es menyirami hatinya yang gersang

Tapi tanpa disangka

Ia hidup

Dalam keadaan sengsara….hina

Ia hidup

Dikolong jembatan kota metropolitan

Ia hidup

Sebagai gelandangan dikota Jakarta

Karton dan keeping – keeping kayu

Jadi dinding tempat tinggalnya

Plastic cabik sebagai alas tidurnya

Mengumpulkan Koran bekas dan kaleng bekas

Jadi bisnis hariannya

Semua itu tragis…..kejam

Bila hari lebaran tiba

Ia bercerita

Bercerita kepada saudara dan kenalan di Desas

Alangkah bahagianya ia hidup diJakarta

Betapa mudahnya mencari harta

0 Response to " "

lubang
1 2 3 4 5
Powered by Blogger
lubang
download[4] download[4]