TRAGIS
Dari plosok dusun yang sepi
Dia ingin melepaskan derita
Tiada sawah dipunyainya
Tiada rumah yang melindungi badanya
Dengan tekat sekuat baja
Dengan penuh keyakinan
Pergilah ia kekota
Dengan harapan
Air es menyirami hatinya yang gersang
Tapi tanpa disangka
Ia hidup
Dalam keadaan sengsara….hina
Ia hidup
Dikolong jembatan
Ia hidup
Sebagai gelandangan dikota
Karton dan keeping – keeping kayu
Jadi dinding tempat tinggalnya
Plastic cabik sebagai alas tidurnya
Mengumpulkan Koran bekas dan kaleng bekas
Jadi bisnis hariannya
Semua itu tragis…..kejam
Bila hari lebaran tiba
Ia bercerita
Bercerita kepada saudara dan kenalan di Desas
Alangkah bahagianya ia hidup diJakarta
Betapa mudahnya mencari harta






![download[4]](http://farm5.static.flickr.com/4042/4278913170_e7973277d8_o.png)
0 Response to " "
Posting Komentar